GERAK JATUH BEBAS
Tujuan
: mengamati benda yang mengalami gerak jatuh bebas.
Pada masa lampau, gerak
jatuh bebas ke
permukaan tanah merupakan pokok bahasan yang sangat menarik dalam ilmu filsafat
alam. Aristoteles, seorang filsuf, pernah mengatakan bahwa benda yang massanya
lebih besar jatuh lebih cepat dibandingkan benda yang lebih ringan. Pendapat
Aristoteles ini mempengaruhi pandangan orang-orang yang hidup sebelum masa
Galileo, yang menganggap bahwa benda yang massanya lebih besar jatuh lebih
cepat dari benda yang lebih ringan dan bahwa laju jatuh benda sebanding dengan
massa benda tersebut. Mungkin sebelum belajar pokok bahasan ini, anda juga
berpikiran demikian.
Jatuhkan selembar kertas dan sebuah buku dari ketinggian
yang sama. Kertas diletakkan di atas telapak tangan kiri dan buku diletakkan di
atas telapak tangan kanan. Setelah dijatuhkan, buku tiba lebih dahulu di
lantai, sedangkan kertas tiba kemudian. Sekarang, coba anda letakan kertas di
atas buku lalu kertas dan buku dijatuhkan ke lantai. Kali ini, kertas dan buku
tiba secara bersamaan di lantai.
Suatu benda dikatakan mengalami gerak jatuh
bebas jika benda tersebut bergerak tegak lurus menuju pusat bumi dan
selama gerakannya, benda mengalami percepatan
gravitasi konstan.
Jika jatuh bebas di dekat permukaan bumi maka benda mengalami percepatan gravitasi bumi konstan
sebesar 9,8 m/s2 dan arah percepatan gravitasi menuju
pusat bumi (tegak lurus menuju permukaan bumi). Untuk mempermudah perhitungan
yang dilakukan oleh siswa yang sedang belajar, g dibulatkan menjadi 10 m/s2.
Berikut gambar buah kelapa yang
jatuh dari pohonnya :
Terdapat
tiga situasi yang berbeda, antara lain :
1. Benda bergerak vertikal ke bawah tanpa kecepatan
awal (tidak ada vo). Misalnya buah jatuh dari
pohon setelah terlepas dari tangkainya. Arah gerakan selalu ke bawah dan
benda mengalami percepatan karenanya percepatan gravitasi (g) selalu positif.
Dalam buku fisika tertentu disebutgerak jatuh bebas
2. Benda bergerak vertikal ke bawah dengan kecepatan
awal tertentu (ada vo). Misalnya batu yang dilempar
vertikal ke bawah. Arah gerakan selalu ke bawah dan benda mengalami percepatan
karenanya g selalu positif. Dalam buku fisika tertentu disebut gerak vertikal ke bawah.
3. Benda bergerak vertikal ke atas dengan kecepatan
awal tertentu. Setelah mencapai ketinggian maksimum, benda bergerak kembali ke
bawah. Misalnya anda melempar kelereng vertikal ke atas lalu menangkapnya lagi
ketika kelereng bergerak ke bawah. Ketika bergerak ke atas, benda mengalami
perlambatan (g negatif), ketika bergerak ke bawah, benda mengalami percepatan
(g positif). Dalam buku fisika tertentu disebut gerak vertikal ke atas.Perlu
diketahui bahwa jika benda mengalami salah satu dari ketiga kondisi di atas
maka benda tersebut dikatakan bergerak jatuh bebas.
Rumus Gerak Jatuh Bebas
Gerak
jatuh bebas merupakan contoh gerak lurus berubah beraturan karenanya rumus gerak
jatuh bebas pada dasarnya sama dengan rumus gerak lurus berubah beraturan dan
disesuaikan dengan kondisi gerak jatuh bebas.
Keterangan :
h = tinggi (meter), vo = laju awal (meter/sekon), vt = laju akhir (meter/sekon), t = waktu (sekon), g = percepatan gravitasi (meter / sekon2) = 9,8 m/s2 atau 10 m/s2.
Percepatan gravitasi konstan sebesar 10 m/s2 (g positif – benda bergerak ke bawah), artinya laju benda bertambah 10 m/s setiap 1 sekon. 2 sekon kemudian, laju benda menjadi 20 m/s, 3 sekon kemudian laju benda menjadi 30 m/s. Perlambatan gravitasi konstan sebesar 10 m/s2 (g negatif, benda bergerak ke atas) artinya laju benda berkurang 10 m/s2 setiap 1 sekon. 2 sekon kemudian, laju benda berkurang 20 m/s. 3 sekon kemudian laju benda berkurang 30 m/s.
Percepatan atau perlambatan konstan hanya terjadi di dekat permukaan bumi. Dalam pokok bahasan hukum gravitasi Newton, anda akan belajar bahwa nilai g berkurang terhadap kuadrat jarak.
h = tinggi (meter), vo = laju awal (meter/sekon), vt = laju akhir (meter/sekon), t = waktu (sekon), g = percepatan gravitasi (meter / sekon2) = 9,8 m/s2 atau 10 m/s2.
Percepatan gravitasi konstan sebesar 10 m/s2 (g positif – benda bergerak ke bawah), artinya laju benda bertambah 10 m/s setiap 1 sekon. 2 sekon kemudian, laju benda menjadi 20 m/s, 3 sekon kemudian laju benda menjadi 30 m/s. Perlambatan gravitasi konstan sebesar 10 m/s2 (g negatif, benda bergerak ke atas) artinya laju benda berkurang 10 m/s2 setiap 1 sekon. 2 sekon kemudian, laju benda berkurang 20 m/s. 3 sekon kemudian laju benda berkurang 30 m/s.
Percepatan atau perlambatan konstan hanya terjadi di dekat permukaan bumi. Dalam pokok bahasan hukum gravitasi Newton, anda akan belajar bahwa nilai g berkurang terhadap kuadrat jarak.
Ass.wr.wb
BalasHapusslmat siang bu nia.. postingannya bagus dan menambah wawasan, ditunggu postingan selanjutnya yaa :)
jgn lupa komen blog saya ya..
diarsudiarti93anfieldsudiarti.blogspot.com materi pemuaian
trma kasih
wa'alaikumussalam wr.wb
Hapusterima kasih sudiarti :)
Materinya kurang lengkap. Saran, masukkan contoh soal yang berkaitan dengan materi tersebut.
BalasHapusTujuannya yakin itu ????? :D
terima kasih atas sarannya dodi aulia rahman..
HapusAssalamualaikum Wr. Wb,
Hapusterimakasih postingannya sangat membantu untuk bahan ajar saya,
postingannya bagus nih untuk nambah referensi, lebih bagus lagi kalau ditambah referensi.....
BalasHapuspostingannya bgus, sedikit saran saja ya mbak nia, tolong di tambah kan referensi biar dapat jadikan acuan untuk bahan ajar. gterima kasih
BalasHapusiya mbak tya,,,terima kasih sarannya :)
Hapusterimaksih postingannya sangat membantu sx...kasih contoh soalnya dunk mbg...biar saya lebih paham lagi...termaksih...
BalasHapusiya mbak,,makasih sarannya :)
HapusSiang mba. Saran saya di tambahkan penjelasan beda nya GJB 1,2 dan 3 yang ada pada tabel. Ditunggu postingan selanjutnya Trimakasih :)
BalasHapusiya mba mutia,,,terima kasih,,, :)
Hapusassalamualikum sekerdar saran mbak berikan contoh dalam kehidupan sehari-hari selain pada buah kelapa yang jatuh dari pohonnya ? terimakasih :)
BalasHapuswa'alaikumussalam wr.wb mba...iya terima kasih sarannya ...
Hapusass,, materi kakak lengkap dan pastinya bermanfaat, terimakasih
BalasHapus